pariwisata kabupaten mojokerto

Sakit Hati, Pemuda Gedeg Ancam Bunuh Mantan Pacar

  Dibaca : 87 kali
Sakit Hati, Pemuda Gedeg Ancam Bunuh Mantan Pacar
(ist)
space ads post kiri

Mojokerto, Memo X – Diduga kuat karena sakit hati karena cintanya ditolak, Andhitiya Hendarto (23) warga Dusun Ngareslor, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, ancam bunuh mantan pacarnya akan dengan senjata pedang. Merasa jiwanya terancam, korban Siti Aisiyah (23), karyawan PT. SAI, warga Dusun/Desa Beratwetan, Kecamatan Gedeg yang tinggal di rumah kos Gading kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, akhirnya dengan bantuan pemilik rumah kos, melaporkan kejadian yang dialamainya ke Polsek Ngoro.

Pasca menerima laporan, petugas bergerak cepat dengan saat itu langsung mendatangi tempat kejadian peristiwa (Tkp) serta langsung membekuk Andhi. Dari tangan Andhi, polisi berhasil menyita barang bukti (BB) sebuah parang panjang. Di depan petugas, ia mengaku sakit hati dan meminta agar uang yang pernah diberikannya kepada korban selama pacaran, agar dikembalikan.

Menurut informasi, kejadian yang dialami korban berawal sekitar pukul 18.00 Wib saat korban akan pulang, berada di seberang jalan PT SKY kawasan Ngoro Industri. Tiba-tiba dihentikan tersangka yang pura pura nagih hutang kepada korban dengan mengancam akan membunuh korban dengan senjata tajam yang sudah disiapkan korban didalam tas ranselnya. Andhi pun memaksa korban ke rumah kos korban. Namun ajakan tersebut tidak dituruti oleh korban. Akibat perbuatannya, Andhi kini mendekam di balik jeruji besi, dengan dijerat pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 tahun 1951 subsider 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (mrg)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional