pariwisata kabupaten mojokerto

Pendekatan Geopolitik dan Geostrategis Upaya Mantapkan Ketahanan Nasional

  Dibaca : 283 kali
Pendekatan Geopolitik dan Geostrategis Upaya Mantapkan Ketahanan Nasional
Kasdim Mayor Inf Nur Yakin S tengah memaparkan materi di hadapan peserta
space ads post kiri

# Kasdim 0815 Mojokerto Bekali FKDM Kota Mojokerto

Mojokerto, Memo X – Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos memberikan pembekalan kepada Pengurus FKDM dan Karang Taruna Se-Kota Mojokerto dalam kegiatan Sosialisasi Pemantapan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang diselenggarakan Bakesbangpol Kota Mojokerto di Pendopo Graha Praja Wijaya, kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Kamis (04/05)

Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, H. Anang Fahrurroji, S.Sos., M.Si menyampaikan, kegiatan Sosialisasi Pemantapan FKDM Kota Mojokerto ini dilakukan dengan tujuan untuk mengupayakan agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dini dan cegah dini terhadap hal-hal yang menimbulkan konflik lingkungannya.

Menurut Anang, anggota FKDM yang ada di wilayah harus berperan aktif untuk memantau dan menyampaikan informasi kegiatan-kegiatan yang ada di wilayahnya masing-masing. “FKDM merupakan wahana untuk saling berkoordinasi dan bertukar informasi dengan Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing agar stabilitas dan situasi kondisi wilayah tetap terjaga,” pintanya.

Kemudian Anang melanjutkan sebagai naras sumber dengan materi “Kearifan dan Kebijaksanaan yang Harus Menjadi Kewajiban Kita Bersama.

Sementara Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos., menyampaikan materi “Pendekatan Geopolitik Dan Geostrategis Dalam Upaya Memantapkan Ketahanan Nasional”. Dijelaskan Kasdim, Geopolitik dan Geostrategi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dalam penentuan kebijakan negara dalam hal pembangunan dan upaya pertahanan negara.

Posisi geografis Indonesia yang sangat menguntungkan dengan diapit oleh dua benua dan dua samudera serta dengan kekayaan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah, satu sisi merupakan suatu keunggulan bagi Bangsa Indonesia namun di sisi lain ini merupakan suatu ancaman karena adanya keinginan negara lain untuk menguasainya.

“Pendekatan geopolitik dan geostrategi suatu negara dapat mengembangkan kekuatannya atas negara lain bahkan tingkat dunia guna mempertahankan hidup dan memperoleh ruang yang lebih baik dan lebih luas bagi kelangsungan hidup bangsa dan negaranya, dengan cara melakukan ekspansi ke wilayah negara lain yang memiliki kekayaan Sumber Daya alam,” beber Ksdim.

Namun untuk Bangsa dan Negara Indonesia, konsep pendekatan geopolitik dan geostrategis ini digunakan untuk memantapkan ketahanan nasional dalam rangka mempertahankan kedaulatan nasional, tentunya dengan mempertimbangkan beberapa aspek lainnya seperti aspek demografi, idelogi, politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam.

“Tidak dapat dipungkiri, dalam Sejarah Bangsa Indonesia (Nusantara) pernah mencapai puncak kejayaan bahkan keemasan pada Masa Kerajaan Majapahit, semua hancur bukan karena serangan dari kerajaan lain namun karena pertikaian dari dalam. Untuk itu, agar sejarah masa lalu tidak berulang, maka kita semua harus bersatu demi Kejayaan Indonesia. Terlebih saat ini telah terjadi perang proxy (Proxy War) dalam berbagai aspek berbangsa dan bernegara dengan memanfaatkan faktor Ipoleksosbud Hankam yang ada di Indonesia,” tegasnya. (mrg/ono)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional