pariwisata kabupaten mojokerto

Bursa Kerja, Tekan Angka Pengangguran

  Dibaca : 228 kali
Bursa Kerja, Tekan Angka Pengangguran
SINERGI: Walikota bersama Ketua DPRD, Kajari, Kepala Disnakertrans di Stand Kejari Kota Mojokerto
space ads post kiri

# Pemkot Mojokerto Gelar Job Fair


Mojokerto, Memo X
– Selama 2 hari Selasa-Rabu (18-19/4/2017), Pemkot Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melaksanakan Bursa Kera (Job Fair), bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Mojopahit, Kota Mojokerto.

Sejak hari pertama Selasa (18/4/2017), ratusan pencari kerja yang berasal dari Tuban, Gresik, Kediri, Lamongan, Surabaya, Jombang dan Nganjuk, telah mengantri di pintu masuk menuju lokasi bursa kerja.

Acara dibuka Walikota Mojokerto Mas’ud Yunus, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Purnomo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halila Rama Purnama, perwakilan Dandim, DanPom dan Kapolres, Kapolsek Magesari, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, lurah serta tamu undangan lainnya.

Pada sambutannya, Kepala Disnakertrans Hariyanto mengatakan sebagaimana dketahui kegiatan bursa kerja tahun 2017 ini mempunyai tujuan secara umum untuk mewujudkan perluasan kesempatan kerja dan menciptakan hubungan industrial yang harmonis serta meningkatkan sistem informasi ketenaga-kerjaan yang mendukung produktifitas tenaga kerja tersebut, sehingga para pelaku hubungan industrial dapat hidup layak, berkualitas serta sejahtera.

Sementara sasaran yang wajib untuk dicapai melalui penyelenggaraan pembangunan di bidang tenaga kerja adalah meningkatkan tenaga kerja yang produktif serta berkualitas.

“Memiliki kompetensi yang ingin dicapai dengan melalui program pelatihan dan kemagangan,” urainya. Dijelaskannya kembali, namun upaya pencapaian tujuan tersebut tentunya tidaklah mudah karena dengan adanya jumlah penduduk yang semakin meningkat telah membawa dampak jumlah angkatan kerja menjadi semakin tinggi pula.

“Semakin banyak jumlah orang yang mencari kerja akan menimbulkan masalah ketenaga kerjaan tersendiri khususnya bagi masalah kesediaan lapangan pekerjaan yang memadai, tentunya permasalahan mengenai kesempatan kerja ini semakin penting dan mendesak untuk mendapatkan solusi pemecahan, oleh karena tingginya jumlah tingkat pengangguran akan berpengaruh kepada peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan,” ungkap hariyanto.

Walikota Mojokerto menuturkan, kegiatan ini merupakan kegiatan agenda tahunan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. “Tiap tahun bursa kerja ini dilaksanakan sebanyak dua kali. Pertama kerjasama Pemkot dengan Kementrian Tenaga Kerja dengan pendanaan dari APBN serta yang kedua dilaksanakan dengan APBD Kota Mojokerto.

Disampaikannya, kegiatan ini sangat penting sekali untuk menjawab permasalahan ketenaga kerjaan khususnya di Kota Mojokerto. Diuraikannya, pada tahun 2009 angka pengangguran terbuka mencapai 9,8 angka ini cukup fantastis.

“Kita berupaya untuk menekan angka pengangguran ini dengan melaksanakan beberapa kegiatan pelatihan-pelatihan dan kegiatan yang lain, namun dirasakan penurunannya belum signifikan sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

“Setelah ada kerjasama antara Pemkot Mojokerto dengan kementrian Tenaga Kerja untuk melaksanakan kegiatan bursa kerja secara gratis, yang telah dimulai sejak empat tahun yang lalu, penurunan angka pengangguran terbuka ini, sangat signifikan,” ungkap Walikota. (mrg)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional