pariwisata kabupaten mojokerto

Konsumsi Ikan Di Kabupaten Mojokerto Dibawah Target

  Dibaca : 126 kali
Konsumsi Ikan Di Kabupaten Mojokerto Dibawah Target
Ketua Forikan yang juga Istri Bupati menyampaikan penjelasannya dihadapan peserta
space ads post kiri

# Rapat Kerja Forikan se-Kabupaten Mojokerto Tahun 2017

Mojokerto, Memo X – Kondisi Geografis Kabupatn Mojokerto, dimana tidak memiliki laut, bukan menjadi alasan untuk malas mengonsumsi ikan terutama dari laut. Sebab infrastruktur penghubung ke berbagai daerah pemasok ikan laut, kini makin lancar dan mudah diakses.

Keyakinan akan hal ini yang disampaikan Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Mojokerto, Ikfina Kamal Pasa ketika membuka acara Rapat Kerja (Raker) Forikan se-Kabupaten Mojokerto Tahun 2017, Rabu (29/03), bertempat di Pendopo Graha Majatama, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

Menurut Ikfina, Konsumsi ikan per orang tiap tahunnya di Kabupaten Mojokerto sekitar 19 kg, Provinsi sekitar 26 kg serta target nasional sekitar 30 kilo.

“Terus lakukan koordinasi dengan UPT Dinas Kesehatan dan masing-masing Puskesmas,. Hal ini dapat disampaikan ketika penyuluhan ibu hamil serta kepada siswa mulai PAUD hingga tingkat SMP dapat dilakukan Dinas Pendidikan (Diknas),” pintanya.

Sementara. Plt Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto, Saptaningdyah Praptini dalam sambutannya membeberkan beberapa point terkait raker Forikan Kabupaten Mojokerto untuk tahun 2017, yang juga dihadiri oleh istri Wakil Bupati Mojokerto, Yayuk Pungkasiadi.

“Program Kerja (Proker)) Forikan tahun 2017 ini, yaitu lomba masak ikan tingkat kecamatan yang dilaksanakan di 18 kecamatan, kegiatan peningkatan SDM yang dilaksanakan di empat wilayah eks pembantu Bupati untuk 350 peserta, lomba masak ikan tingkat Kabupaten dengan peserta siswa SLTP, lomba masak ikan tingkat provinsi, lomba mewarnai tingkat kabupaten untuk PAUD sebanyak 600 anak  serta promosi makan ikan yang diikuti 1.000 anak-anak,” ujar Ketua penyelenggara acara Forikan ini.

“Program Provinsi Jawa Timur tahun 2017 yang menunjang kegiatan Forikan Kabupaten Mojokerto yakni penetapan Trowulan sebagai Kampung Wader, pengembangan budidaya ikan wader di Desa Trowulan, pengembangan warung-warung wader yang juga dipusatkan di Desa Trowulan, pendistribusian bantuan paket budidaya pada kelompok pembudidaya ikan, dan pendistribusian bantuan paket pengolahan pada warung-warung wader,” katanya dihadapan sekitar seratus peserta yang hadir.

Namun, meski mengalami peningkatan, tetapi angka tersebut masih berada di bawah target provinsi dan nasional. “Diperlukan upaya terencana, terorganisir dan terintegrasi demi mengejar ketertinggalan,” tuturnya menutup sambutan. (mrg/mzm) 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional