pariwisata kabupaten mojokerto

Warga Lakukan Aksi Teaterikal

  Dibaca : 42 kali
Warga Lakukan Aksi Teaterikal
Warga melakukan aksi teaterikal sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi air bersih
space ads post kiri

# Demo Air Bersih Tercemar Limbah B3

Sekitar 300 warga Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, melakukan aksi demo di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Rabu (22/03).

Warga Lakukan Aksi Teaterikal

Warga melakukan aksi teaterikal sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi air bersih

Warga menuntut agar minta ditutup, pasalnya mereka menganggap selama ini limbah B3 yang dihasilkan PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) telah mencemari seluruh lingkungan serta air dipemukiman warga. Akibatnya warga sangat kesulitan memperoleh air bersih yang dipergunakan untuk mandi, masak serta untuk minum.

“Untuk mendapatkan air bersih sangat sulit, oleh karena sebagian besar air bersih dipemukiman warga sudah tercemar limbah B3 yang berasal dari PT Pria,” jelas salah seorang warga yang tidak menyebutkan namanya di lokasi demo.

Disamping melakukan demo, warga juga menyajikan teaterikal sebagai bentuk keprihatinan warga terhadap kondisi air, dimana warga harus mandi dengan air yang kondisi warnanya kecoklat-coklatan.

Setelah mandi dengan air tersebut, banyak warga kulitnya menjadi gatal-gatal. Hal ini sebagai gambaran air bersih dilingkungan mereka telah tercemar limbah B3.

Setelah sekitar 2 jam melakukan aksi demo serta menyuarakan berbagai aspirasinya, akhirnya Asisten I melalui pengeras suara menjawab apa yang menjadi permintaan warga dengan menjelaskan, nantinya Pemkab Mojokerto akan melakukan recek ulang terhadap limbah yang dihasilkan PT Pria.

Pengecekan yang dilakukan akan melibatkan warga, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta hasilnya akan disampaikan kepada aparat.

“Nanti aparat yang akan memproses serta menindaklanjuti,” tegas Agus Anas.

Sementara Abdul Ghofur berharap, mudah-mudahan pemkab mempunyai keinginan untuk menindaklanjuti ini. Selama ini kesannya pemkab tidak transparan dengan datang mengecek kesana, namun apa hasilnya tidak disampaikan kepada warga secara transparan dan terbuka.

“Kami hari ini datang kesini bersama warga bersama-sama, minta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat Desa Lakardowo dapat didengar dan ditindaklanjuti,” tutur Ghofur. (mrg/mzm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional