pariwisata kabupaten mojokerto

Kabupaten Mojokerto Sabet Penghargaan LKS Bipartit Padat Karya

  Dibaca : 60 kali
Kabupaten Mojokerto Sabet Penghargaan LKS Bipartit Padat Karya
Wabup  Syaifullah Yusuf menyerahkan penghargaan diterima Wabup Pungkasiadi
space ads post kiri

Kabupaten Mojokerto berhasil menyabet prestasi dalam pembinaan LKS Bipartit Padat Karya tahun 2017. Hal ini dasarkanan pada penilaian Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit Award Tingkat Provinsi Jawa Timur .

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, dan yang diterima oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Selasa (22/02), di Jatim Expo Surabaya pada acara Penganugerahan Gelar Ketenagakerjaan 2017.

            Wakil Bupati (Wabup) mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dengan perusahaan-perusahaan yang ada wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur, atas  penghargaan ini serta tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berada di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto atas kerjasama dan jalinan hubungan yang baik dengan kami,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Soekardi mengatakan untuk membangun hubungan industrial yang lebih baik di masa depan. “Penganugerahan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi Jawa Timur dalam menciptakan suasana kondusif di dunia industri.

“Penganugerahan gelar ketenagakerjaan ini merupakan bentuk motivasi bagi pemangku kepentingan seperti kepala daerah maupun stakeholder (perusahaan),” tegasnya.

           Sementara Wakil Gubernur (Wabup) Jawa timur Syaifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul dalam sambutannya menjabarkan terkait penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) hingga Zero Accident dalam suatu perusahaan.

            “Perusahaan yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur mencapai 38.368. Namun belum seluruhnya menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hingga Zero Accident,” tegasnya.

            Menurutnya, K3 menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas karyawan. Jika K3 diaplikasikan dengan baik, akan sangat menguntungkan karena secara otomatis produktivitas karyawan ikut meningkat, jika dengan baik juga akan memberi benefit lebih yakni mengurangi resiko kecelakaan kerja.

“Sehingga karyawan dapat bekerja dengan maksimal, tanpa terganggu bahaya atau kecelakaan kerja yang mengancam. Berangkat dari hal tersebut, Gus Ipul sangat mengapresiasi perusahaan yang berhasil menerapkan K3 hingga Zero Accident.

            “Acara penganugerahan K3 ini sangat penting, untuk mengapresiasi perusahaan yang sudah menerapkan manajemen K3 dengan baik. Memang dari total 38.368 perusahaan di Jatim, belum semuanya menerapkan prosedur ini dengan baik. Untuk itu saya mengajak pimpinan perusahaan untuk lebih memperhatikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan karyawan,” imbaunya.

Gus Ipul dalam acara ini secara simbolis memberikan 51 penghargaan, masing-masing 9 penghargaan bagi Bupati kategori Kabupaten Pembina K3 atau Zero Accident, yang terdiri dari Kabupaten Gresik, Pasuruan, Tuban, Sidoarjo, Lamongan, Blitar, Probolinggo, Jombang dan Bojonegoro. (mrg)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional