pariwisata kabupaten mojokerto

Berkedok Wali Hakim Dan Transport, Biaya Nikah KUA Pacet Cekik Leher

  Dibaca : 617 kali
Berkedok Wali Hakim Dan Transport, Biaya Nikah KUA Pacet Cekik Leher
Nurfayakun, Kepala KUA Pacet
space ads post kiri

* Nur Fayakun : Seribupun, Saya tidak terima

Meski sudah ada Peraturan Pemerintah (PP) yang melarang adanya pungutan liar (Pungli), terkait pelayanan masyarakat, tetap saja, ada oknum yang menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Diduga, hal ini terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Nur Fayakun, Kapala KUA Pacet

Nurfayakun, Kepala KUA Pacet

Informasi yang diperoleh Memo X menyebutkan, calon pengantin (Catin) yang menikah di luar jam kerja dan memakai wali hakim dikenakan biaya lebih dari yang di tetapkan oleh pemerintah. Tidak tanggung – tanggung, pungli dengan kedok biaya wali hakim dan transport mencapai 150% atau sekitar Rp 950 ribu.

Seperti yang dialami pasangan Ef, asal Trawas dan En, asal Pacet, kedua mempelai yang menikah di luar jam kerja, oleh pembantu pencatat nikah ( Mudin, red) desa, dikenakan biaya sebesar Rp 1.550 ribu, dengan rincian Rp 600 ribu kerekening Bank dan Rp 950 ribu biaya wali hakim dan transport.

Di konfirmasi terkait biaya nikah, NurFayakun, Kepala KUA Pacet membantah adanya biaya wali hakim dan transport. Kita sudah melaksanakan tugas sesuai PP. Jangankan sampai ratusan ribu, seribupun, saya tidak menerima. “Bisa jadi, itu akal – akalan mudin dengan mengatas namakan KUA, dan secepatnya akan saya panggil untuk klarifikasi permasalahan ini,” jelasnya, saat di konfirmasi Memo X di kantornya. (ar)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional