pariwisata kabupaten mojokerto

Dindik Mojokerto, Anak Tirikan SDN 1 Kepuhpandak

  Dibaca : 66 kali
Dindik Mojokerto, Anak Tirikan SDN 1 Kepuhpandak
space ads post kiri

Kepala Sekolah (Kasek) dan guru serta walimurid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mengaku resah dan kawatir saat proses belajar mengajar berlangsung.

Keresahan pihak sekolah beserta walimurid, bukan tanpa alasan. Mereka khawatir, saat sedang belajar mengajar, atap atau plafon sekolah ambrol.

Masrukan, S.Pd, Kepala Sekolah SDN 1 Kepuhpandak mengatakan, pihaknya sudah dua kali mengajukan perbaikan atau rehab ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, namun sampai saat ini belum ada tanggapan.

“Ruang kelas yang rusak sebanyak empat ruang, kalau musim hujan dipastikan seperti banjir, karena banyaknya atap yang bocor, akibatnya proses belajar mengajar menjadi terganggu,” ungkapnya, Sabtu (24/9).

Sekolah ini, lanjut Masrukan, luarnya kelihatan bagus tapi dalamnya sudah banyak yang rusak. Saya juga heran, kenapa SD lain sering dapat bantuan, sedangkan SDN 1 Kepuhpandak tidak pernah dapat, padahal sama-sama mengalami kerusakkan, bahkan di sini lebih parah.

“Sepertinya, SDN 1 Kepuhpandak dianak tirikan, masak menunggu ada korban, baru diberi bantuan,” tandasnya.

Sementara itu Subakir, Kapala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto mengaku sudah menerima proposal pengajuan rehabilitasi dari SDN 1 Kepuhpandak. “Saat ini sedang dalam proses, Insya Allah tahun depan terealisasi,” tuturnya saat di hubungi Tim Memo X. (ar/jun)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional